5

Cara memperbaiki setrika listrik

Posted in
Ping your blog, website, or RSS feed for Free My Ping in TotalPing.com

Pada jaman dulu setrika listrik yang digunakan berbahan bakar arang, dimana arang tersebut dibakar terlebih dahulu sampai memenuhi suhu yang sesuai dengan bahan pakaian yang akan disetrika. Namun setrika konvensional telah ditinggalkan karena tidak praktis dalam penggunaan di era modern. Pengganti setrika arang adalah setrika listrik yang banyak dipasaran dan relatif murah. Besar kemungkinan setrika rusak karena faktor alam, usia dan cacat bawaan. Sebelum mereparasi setrika listrik, alangkah baiknya kita memahami rangkaian atau proses pemanasan pada setrika. Sepengatahuan kita, setrika secara otomatis akan mati ketika panas yang diinginkan tercapai, ini terbukti dari lampu indikator mati. Silahkan amati skema kelistrikan dari setrika.
 
Bentuk asli pendukung komponen setrika listrik.
Sumber tegangan yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah tegangan bolak balik (AC) sebesar 220V, untuk daya pemakaian sekitar 250-350 watt. Pada gambar di atas kita lihat ada beberapa kompone nyaitu elemen pamanas (heater) dan termostat. Pemanas berfungsi mengubah energi listrik menjadi energi panas. Sedangkan termostat bertugas mengatur suhu secara on dan off saja yang terdiri dari dua logam (metal) berbeda, sehingga jika terpanasi maka secara otomatis akan mematikan dan menghidupkan setrika.
Cara membongkar setrika silahkan lihat pada gambar di bawah ini...!!
Buka sekrup penutup belakang, lepaskan kabel dengan membuka sekrup juga. Perlu diingat jangan membuka penutup jika masih terhubung dengan jala lsitrik karena beresiko kesetrum.
Buka sekrup cover atas setrika, jumlahnya 2 buah, kemudian tarik cover tersebut sampai terpisah dengan bodi elemen.
Adapun kerusakan dan cara penanganan yang sering terjadi seperti berikut:
1. Setrika tidak mau mati, sistem otomatisnya bermasalah
Permasalahan ini muncul jika setting thermostatnya berubah, entah karena sudah lama beroperasi ataupun jatuh. Sehingga kita perlu mengatur ulang setpoint thermostat tersebut. 
Cara penyetingan, putar dulu posisi pengatur sampai posisi yang diinginkan. Setelah itu putar sekrup pada tuas dengan memutar  pelan2 sampai saklar bimetal menutup (ON). Saklar menutup dapat diketahui dengan suara klik atau  mengukur menggunakan avometer. Berikut gambarnya.!
2. Setrika mati total, tidak ada panas sama sekali
Kemungkinan pertama yang sering terjadi adalah kabel tegangan putus karena terpilin. Bayangkan saja, tegangan 220VAC dengan daya 300 watt menghantarkan arus sebesar A pada kabel.
Kemungkinan kedua, elemen pemanas/heatar putus, ganti dengan yang baru. Pemilihan bentuk heater disesuaikan ukuran dan sudut lengkungnya. Model heater lama berbentuk pipih seperti kertas, namun model baru heater logam berbentuk U. Ukur resistansi kabel, thermo fuse dan heater menggunakan ohm meter.
Untuk mengecek thermo fuse (sekring suhu), sekring suhu ini putus akibat dari over temperature yang panas karena setrika tidak mau otomatis. Silahkan lihat gambar di bawah ini..!!!
3. Setrika nyetrum pada bodi
Kejadian ini yang harus kita waspadai, gejala kerusakan setrika ini terjadi karena ada hubung singkat antara sumber tegangan ke bodi logam setrika. Kemungkinan terbesar adalah terkelupasnya kabel tegangan dan isolasi dari heater bocor (ada tegangan bocor heater yang rusak). 
Caranya Ukur salah satu terminal dengan bodi logam setrika menggunakan ohm meter dengan skala mega ohm. Jika nilai yang tertera di bawah 1 mega ohm, sudah pasti ada lilitan heater yang terhubung ke bodi. Saran saya ganti heater dengan yang baru.

PERHATIAN: JANGAN MELAKUKAN AKTIFITAS INI BAGI YANG BELUM BERKOMPETENSI, SEMUA KERUSAKAN TIDAK DITANGGUNG PENULIS. DAN JANGAN SEKALI-KALI MELAKUKAN REPARASI SELAMA SETRIKA TERHUBUNG DENGAN JALA LISTRIK.

5 komentar: